Minggu, 01 November 2015

HIDUP ADALAH PILIHAN BAGI MANUSIA, MAU PILIH JALAN YANG LURUS ATAUKAH PILIH JALAN YANG TERSESAT

Di samping Alloh memberikan akal dan nafsu kepada manusia, maka Alloh juga memberkan agama, yakni ajaran ilmu agama, agar manusia membimbing akal dan nafsunya, sehingga manusia dapat menjalani hidupnya di jalan yang dirihoi oleh Alloh SWT. Alloh memberikan dua jalan kepada manusia untuk menjalani kehidupan. Yang pertama yaitu jalan yang lurus (jalan yang diridhoi oleh Alloh), dan yang ke 2 yaitu jalan yang sesat, yakni jalan yang tidak diridhoi oleh Alloh SWT. Alloh memerintahkan kepada manusia agar memilih jalan yang diridhoi oleh-Nya dan akan membalasnya berupa kebahagiaan di dunia dan akhirat dan masuk sorga. Dan Alloh menjanjikan kepada orang-orang yang tidak mau patuh kepada-Nya dengan ancaman berupa azab (siksaan) yang sangat pedih yakni penderitaan di neraka. Tinggal manusianya mau pilih yang mana, mau pilih jalan yang diridhoi oleh Alloh, ataukah mau pilih hidup penuh siksaan di neraka. Jika manusia tidak mau membimbing dan membina akal dan nafsunya dengan ajaran agama yaitu dengan mengikuti aturan-aturan Alloh, maka akalnya akan diperbudak oleh nafsunya. Alloh berfirman dalam Al-Qur'an, surat An-Nazi'at ayat 31 - 41 : Adapun orang-orang yang melakukan maksiyat (durhaka) dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sungguh nerakalah tempat tinggalnya. Dan adapun orang-orang yang takut akan Kebesaran Tuhannya dan menahan (mengendalikan) keinginan hawa nafsunya, maka sungguh sorgalah tempatnya. Jadi jelaslah bahwa hasrat manusia adalah terserah manusia, mau pilih yang mana setelah diberi rambu-rambu dan aturan oleh Alloh SWT.Adapun orang-orang yang takut akan Kebesaran Tuhannya dan menahan (mengendalikan) keinginan hawa nafsunya, maka sungguh surgalah tempatnya.

Jadi jelaslah bahwa hasrat manusia adalah terserah manusia, mau pilih yang mana setelah diberi rambu-rambu dan aturan-aturan oleh Allah SWT. Semoga kita memilih jalan yang diridhoi oleh Allah SWt, sehingga hidup kita tidak sia-sia, dan semoga Allah memasukkan kita ke dalam surgaNya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar