Senin, 09 November 2015

CIRI-CIRI MASYARAKAT INDONESIA

MASYARAKAT INDONESIA MEMILIKI CIRI-CIRI, ANTARA LAIN YAITU:
1. Memiliki agama dan kepercayaan yang berbeda-beda sesuai dengan keyakinannya masing-masing.
2. Memiliki adat-istiadat dan budaya yang berbeda-beda sesuai dengan daerah atau pun wilayah yang ditempatinya.
3. Memiliki suku/ras dan bahasa yang berbeda-beda.

Dari keaneka ragaman atau perbedaan yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia, maka untuk menciptakan agar masyarakat Indonesia tetap aman, nyaman dan damai, kita perlu memiliki rasa toleran yang tinggi dan saling menghormati antar sesama kita, serta tidak memaksakan kehendak kita ( dalam arti tidak main paksa) kepada orang lain, sehingga masyarakat kita tetap berkembang maju dengan baik.



Minggu, 01 November 2015

HIDUP ADALAH PILIHAN BAGI MANUSIA, MAU PILIH JALAN YANG LURUS ATAUKAH PILIH JALAN YANG TERSESAT

Di samping Alloh memberikan akal dan nafsu kepada manusia, maka Alloh juga memberkan agama, yakni ajaran ilmu agama, agar manusia membimbing akal dan nafsunya, sehingga manusia dapat menjalani hidupnya di jalan yang dirihoi oleh Alloh SWT. Alloh memberikan dua jalan kepada manusia untuk menjalani kehidupan. Yang pertama yaitu jalan yang lurus (jalan yang diridhoi oleh Alloh), dan yang ke 2 yaitu jalan yang sesat, yakni jalan yang tidak diridhoi oleh Alloh SWT. Alloh memerintahkan kepada manusia agar memilih jalan yang diridhoi oleh-Nya dan akan membalasnya berupa kebahagiaan di dunia dan akhirat dan masuk sorga. Dan Alloh menjanjikan kepada orang-orang yang tidak mau patuh kepada-Nya dengan ancaman berupa azab (siksaan) yang sangat pedih yakni penderitaan di neraka. Tinggal manusianya mau pilih yang mana, mau pilih jalan yang diridhoi oleh Alloh, ataukah mau pilih hidup penuh siksaan di neraka. Jika manusia tidak mau membimbing dan membina akal dan nafsunya dengan ajaran agama yaitu dengan mengikuti aturan-aturan Alloh, maka akalnya akan diperbudak oleh nafsunya. Alloh berfirman dalam Al-Qur'an, surat An-Nazi'at ayat 31 - 41 : Adapun orang-orang yang melakukan maksiyat (durhaka) dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sungguh nerakalah tempat tinggalnya. Dan adapun orang-orang yang takut akan Kebesaran Tuhannya dan menahan (mengendalikan) keinginan hawa nafsunya, maka sungguh sorgalah tempatnya. Jadi jelaslah bahwa hasrat manusia adalah terserah manusia, mau pilih yang mana setelah diberi rambu-rambu dan aturan oleh Alloh SWT.Adapun orang-orang yang takut akan Kebesaran Tuhannya dan menahan (mengendalikan) keinginan hawa nafsunya, maka sungguh surgalah tempatnya.

Jadi jelaslah bahwa hasrat manusia adalah terserah manusia, mau pilih yang mana setelah diberi rambu-rambu dan aturan-aturan oleh Allah SWT. Semoga kita memilih jalan yang diridhoi oleh Allah SWt, sehingga hidup kita tidak sia-sia, dan semoga Allah memasukkan kita ke dalam surgaNya.


MEMILIH JODOH

Siapa teman hidupku? Siapa bakal istriku? Siapa bakal suamiku? Siapa calon kekasih sejatiku?
Dewi? Nita? Rini, ................................................?
Ahmad?, Joni?, Ali?, ............................................?

Angan-angan yang begitu sudah sewajarnya melintas dalam pikiran seorang cowok atau cewek yang mulai memasuki usia remaja, atautaupun menginjak masa dewasa. Karena bagi anak-anak yang memasuki masa remaja, dirasanya ada sesuatu kekosongan dalam hidupnya yang meminta untuk diisi.

Tiap-tiap pemuda dan pemudi masing-masing mempunyai kesukaan sendiri-sendiri. Cewek yang mana, cowok yang mana pilihannya itu, terserah kepada yang berkepentingan.

Umumnya, cowok memilih gadis yang :
1. Cantik.
2. Remaja putri, alias cewek yang masih muda.
3. Cakap dan terpelajar.
4. Sehat tidak cacat.
5. Mampu dan kaya.
6. Keturunan orang yang baik-baik.
7. Cinta dan setia.
8. Ternama dan terkemuka.

Sifat-sifat tersebut adalah sifat lahir, yang sewaktu-waktu bisa berubah, tidak kekal.
Bunga yang cantik dan segar, adakalanya akan layu. Orang kaya sewaktu-waktu karena sesuatu sebab mungkin jatuh miskin. Kesehatan sewaktu-waktu karena sesuatu sebab mungkin jadi cacat.

Oleh karena itu, yang penting dan harus dimiliki oleh setiap pemuda dan pemudi adalah sifat kerohanian, sifat batin yang kekal dan abadi, yaitu berbudi/bermoral, dan beragama. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rosululloh SAW dalam suatu hadits, yang artinya: "Wanita itu dinikah karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Pilihlah wanita yang bagus dalam agamanya, maka engkau beruntung."

Lihatlah dulu bakal atau calon istrimu agar jangan menyesal di kemudian hari. Maka agama Islam menganjurkan supaya kedua belah pihak melihat dulu siapa bakal (calon) istri/suaminya itu.

Diriwayatkan dalam suatu hadits: "Mughiroh bin Sya'bah meminang seorang wanita, Rosululloh memperingatkan kepadanya dengan sabdanya, "Lihatlah dulu dia, itu akan lebih mengekalkan (melestarikan) hubunganmu berdua kelak."

Melihat bakal calon istri/suami itu boleh berulang-ulang, asal saja yang dilihat itu tidak melebihi batas-batas yang dibenarkan oleh agama, seperti muka/wajah, tangan dan kaki. Dilarang keras melihat aurat (aurot). Bila sama-sama setuju dan sudah sama-sama suka, maka bolehlah akad nikah itu dilangsungkan.

MEMINANG DAN BERTUNANGAN
Sudah menjadi tradisi (kebiasaan) dan adat-istiadat bangsa kita, bahwa bila orang tua sudah menentukan siapa jodoh anaknya, terutama setelah saling kenal-mengenal diantara kedua anak cowok dan cewek, maka datang sambil membawa barang pinangan untuk meminta persetujuan orang tua sigadis/cewek.

Bila pinangan sudah diterima, maka hendaklah:
1. Si gadis/cewek pandai membatasi diri, mengurangi keluar rumah, dan mengurangi bergaul dengan
     cowok lain, supaya jangan ada yang mengganggu.

2. Demikian pula si laki-laki/cowok, maka haruslah menjaga kelakuannya hingga tidak menimbulkan curiga dan cemburu dari tunangannya.


Dalam pada itu, dilarang meminang pinangan orang lain, sebab akan menimbulkan sengketa dan kekacauan. Sesuai dengan suatu hadits, yang artinya:"Tidak boleh seseorang meminang pinangan orang lain, kecuali jika peminang pertama itu sudah melepaskan atau jika diberinya izin."

Biasanya bila pinangan/lamaran sudah diterima, maka disusullah dengan pertunangan. Untuk meresmikan pertunangan itu, biasanya diadakan suatu upacara tukar cincin, dsb. Dengan upacara ini, berarti antara kedua belah pihak cowok/cewek telah ada persetujuan, dan telah suka sama suka.


MASA REMAJA

PROSES PERALIHAN

Apabila anak telah meningkat (memasuki) masa remaja (akil-baligh), maka nampaklahperubahan pertumbuhan tubuhnya dengan amat suburnya.

Pada masa itu, anak perempuan makin bertambah cantik rupanya, laksana sekuntum bunga yang sedang mekar, segar bugar. Bentuk badannya semakin menarik, semakin kekar penuh berisi, buah dadanya montok menonjol.

Pada umumnya anak-anak gadis kota dalam usia 12 s.d 13 tahun sudah datang bulan/haid, tetapi anak gadis desa mereka baru haid/datang bulan dalam usia 14 s.d 15 tahun. Semua tanda-tanda itu belumlah berarti, bahwa anak itu sudah wajar untuk dinikahkan/dikawinkan. Perubahan tubuh gadis itu adalah sedang mengalami proses peralihan dari masa kanak-kanak menuju ke masa remaja, baru memasuki masa persiapan untuk menjadi dewasa, dan selanjutnya untuk menjadi seorang ibu. Tetapi sebenarnya masih belum matang untuk menjadi seorang ibu. Sebab untuk menjadi seorang ibu, memerlukan kematangan tubuh dan rohani, memerlukan persiapan lahir dan batin yang sempurna.

PERKAWINAN DI BAWAH UMUR
Banyak orang tua yang lekas-lekas mengawinkan anaknya di bawah umur, karena terdorong oleh keadaan ekonominya yang morat-marit, yang memaksa dia agar lepas dari bebannya yang sangat berat dirasanya itu. Tidak kurang pula orang tua yang merasa malu, takut dikata orang bahwa anak gadisnya tidak laku.

Sungguh besar bahayanya jika anak-anak yang masih di bawah umur dikawinkan. Resiko bahayanya, yaitu:
1. Berbahaya bagi kesehatan sang ibu itu sendiri, ia akan selalu menderita dan sakit-sakitan saja, karena keadaan atau kondisi tubuhnya belum matang.
2. Banyak anak-anak yang mati di dalam kandungan, dan jika lahir maka anak itu lemah lagi kecil tubuhnya, karena bibit masih muda. Ini membahayakan perkembangan nasional.
3 Tidak memuaskan pergaulan sebagai suami-istri, karena belum mengerti seluk-beluk hidup berumah tangga, alias masih hijau. 
4. Rumah tangganya tidak terurus, karena belum ada hasrat mengurus rumah tangga.
5. Memperbanyak angka perceraian.

Alloh SWT berfirman, yang artinya:"Alloh tidak memaksa seseorang memikul beban di luar kesanggupannya."

SEBAGIAN CEWEK BERSEMBOYAN LEBIH BAIK MENJOMBLO DULU AGAR TIDAK MENJADI CEWEK MURAHAN

Bagi para cewek atau perempuan, baik perempuan yang udah punya pacar ataupun masih jomblo, kedua-duanya harus berhati-hati dengan kondisi yang sedang dihadapinya, terutama terhadap cowok.
Bagi anda para cewek, janganlah anda menjadi cewek yang terlalu terburu-buru nafsu ingin cepat-cepat punya pacar tanpa berfikir akibatnya. Ingatlah, bahwa semua manusia itu memiliki nafsu syahwat terhadap lawan jenisnya. Wanita terhormat adalah wanita yang bisa menjaga kehormatan dirinya.

Kalau anda benar-benar menginginkan punya cowok yang setia, maka hendaklah anda berusaha agar keinginan anda memiliki cowok setia tersebut pada saat anda benar-benar ingin segera menikah dengan si cowok yang akan menjadi suami anda. Dan sebagai cewek, berusahalah anda mencari cowok yang memang benar-benar ingin segera menikahi anda, dan benar-benar memang telah siap untuk menikah. Dalam arti bahwa lelaki tersebut telah siap secara fisik dan mentalnya, pria yang bertanggung jawab menikahi anda dan tidak mempermainkan anda. Setidak-tidaknya pria yang telah punya pekerjaan dan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari jika anda berumah tangga dengannya. 

Cowok yang mau bekerja dan bertanggung jawab, alias bukan cowok pengangguran, yang mana cowok tersebut benar-benar ingin segera menikahi anda untuk menjadi pasangan sejati atau siap menjadi suami sejati anda itulah, benar-benar cowok yang setia dengan anda. Kebanyakan cowok yang tidak setia dengan anda, adalah cowok yang anda jadikan sebagai pasangan berpacaran untuk bersenang-senang sebelum menjadi suami anda dan akhirnya cowok tersebut bosan dan tidak mencintai anda sebelum menikahii anda secara syah menurut aturan agama, karena dalam hal ini anda hanya dijadikan untuk pelampiasan penyaluran nafsu syahwat si cowok tersebut aja. 

Terlebih lagi jika cowok tersebut statusnya masih pengangguran, pemalas, dan bukan tipe cowok yang bertanggung jawab, maka dengan mudahnya cowok tersebut akan meninggalkan anda, sehingga cukup menjadikan anda sebagai mantan pacar aja dan tidak lebih dari itu. Apalagi jika anda telah bertahun-tahun berpacaran kemudian putus cintanya, maka hanya bikin hidup anda penuh frustrasi dan berlarut-larut dalam penderitaan. Maka akan lebih menderita lagi jika cowok yang menikahi anda adalah cowok pengangguran yang jauh dari memiliki pendidikan moral dan agama. 


ARTI PACARAN

Dalam kamus bahasa indonesia :
PACAR adalah kekasih atau teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih.
BERPACARAN adalah bercintaan dan berkasih-kasihan.
MEMACARI adalah mengencani dan menjadikan dia sebagai pacar.
Kata PACAR sendiri berasal dari nama sejenis tanaman hias yang cepat layu dan mudah disemaikan kembali. Hal ini sebagai simbol bahwa dalam pacaran, jika suatu waktu telah puas dengan pacarnya, maka dia akan mudah beralih kepada pacar yang baru.
Sebagian orang beranggapan, bahwa dengan berpacaran maka mereka dapat saling mengenal dan mengetahui karakter masing-masing. Tetapi dalam kenyataannya, bahwa dengan berpacaran justru bukannya bertujuan saling mengenal, melainkan upaya melampiaskan nafsu birahi, yaitu melampiaskan nafsu syahwat cinta. Dengan terbiasa melampiaskan nafsu birahinya kepada pacarnya, maka akan semakin meningkat hebat rasa kangennya jika tidak sering berdampingan terus-menerus dengan pacarnya. Bahkan semakin meningkatnya rasa kangen yang ada pada dirinya dalam merindukan pacarnya, akan menjadi penyakit yang serius jika tidak bertemu pacarnya untuk melampiaskan keinginan nafsu birahinya. Dengan semakin kuat meningkatnya penyakit rasa kangen dengan lawan jenis sebelum menikah, yaitu kangen dengan pacarnya, menjadikan kebanyakan para remaja yang berpacaran dan terbiasa melampiaskan nafsu birahinya terjangkiti penyakit asmara (cinta) yang semakin hebat dan sulit teratasinya, karena mereka merasa masih harus membatasi dirinya dalam berpcaran agar tidak terperosok dan tidak menjadi korban cinta yang fatal yang membuat kehidupan dirinya jadi terbengkelai dan penuh derita dalam kehidupan masa depannya. Penyakit rasa kangen yang sudah kronis bagi mereka yang berpacaran, akan segera terobati/sembuh, jika diobati dengan menikah segera, sehingga bisa benar-benar melampiaskan nafsu birahinya dengan istri ataupun suaminya. Meskipun begitu, belum tentu setelah pacarnya dinikahi kemudian hilang rasa derita dalam hidupnya dan penuh rasa bahagia. Sebab hidup tidak hanya cukup dengan cinta dan punya suami atau istri. Hidup butuh sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani kita, sehingga kita bisa merasa senang, aman, nyaman dan bahagia. Itulah sebabnya perlunya bagi mereka yang masih muda untuk mempersiapkan masa depannya. Meskipun dari kalangan remaja banyak yang dalam belajar selama bersekolah pikirannya terganggu oleh rasa kangen terhadap pacar karena terbiasa merasa asyik bersenang-senang berpacaran dengan pacarnya, tetapi tidak sedikit pula para pelajar yang tidak mau berfikir tentang pacar sebelum cita-citanya tercapai. Sebab mereka menyadari bahwa belajar dan aktivitas mereka akan banyak terganggu jika mereka lebih mengutamakan mencintai cowok/cewek sebelum cita-citanya tercapai. Terlebih jika pacaran yang dilakukan masih sangat jauh untuk menuju menikah, maka secara umum kebanyakan mereka (terutama remaja cewek) mengalami menjadi korban akibat diputus cintanya oleh cowok yang menjadi pacarnya. Dengan membiarkan dirinya cinta dan kangen terhadap lawan jenis dan melampiaskan nafsunya berbuat intim atau mesra sebelum diikat oleh tali pernikahan, maka penyakit kangen pacar tidak akan pernah berhenti, sehingga dalam hidupnya menyebabkan rohaninya selalu terganggu. Sangat bersyukurlah bagi para remaja yang tetap mampu menahan diri berusaha mengendalikan diri untuk tidak melakukan berpacaran terlebih dahulu pada saat-saat masih bersekolah, karena merasa harus lebih mengutamakan mengejar cita-cita melalui menuntut ilmu terlebih dahulu, demi untuk menggapai masa depan yang lebih baik, dan hidup di jalan yang diridhoi oleh Alloh SWT. Itulah sebabnya, bahwa dalam hidup ini kita wajib berikhtiar atau berusaha, dan dengan senantiasa meningkatkan iman dan takwa kita kepada Alloh SWT, sehingga kita bisa memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Dari sudut bahasa sudah nampak bahwa pacaran adalah hubungan cinta kasih antara lawan jenis diluar nikah, dan mengandung unsur-unsur yang membahayakan masa depan kedua pasangan tersebut baik di dunia maupun di akhirat kelak.
FIRMAN ALLAH :
"Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk. (QS. Al-Israa : 32).
RASULULLAH SAW,bersabda :
"Sesungguhnya salah seorang di antara kamu ditikam dari kepalanya dengan jarum dari besi,adalah lebih baik daripada menyentuh seseorang yang bukan muhrimnya.
(HR. Thabrani).


HIDUP SUKSES

SEMUA ORANG PASTI INGIN HIDUP SUKSES
DO YOU WANT SUCCESS IN YOUR LIFE?
DO EVERYTHING WELL!

Pepatah mengatakan: “ siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil”. Kalimat ini memang sederhana, akan tetapi semakin kita renungi dan semakin kita coba untuk pahami, maka semakin yakin juga kita akan kebenaran kata-kata tersebut. Keberhasilan memang membutuhkan kesungguhan dan kerja keras, seperti yang pernah diajarkan ketika sekolah dulu. Rizki didapatkan dengan kerja keras, dan kegagalan umumnya disebabkan karena kemalasan. Jangan pernah mengharapkan keajaiban jika kita tidak berusaha. Hal ini juga sesuai dengan apa yang Allah SWT janjikan dalam Surat Ar-Rad ayat 11, ‘Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri ‘.

Ketika kita dihadapkan pada kesulitan atau ketika kita dihadapkan pada tuntutan yang luar biasa, mungkin tidak jarang kita berpikir dan mengeluh ‘kenapa berat sekali? Tapi apakah dengan mengeluh semua persoalan serta merta langsung hilang bersamaan dengan keluhan kita? Ketahuilah! Bahwa Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur;an, surat Al-Baqarah ayat 286.

Yakinlah dengan kemampuan yang kita miliki, jangan merasa lebih rendah dari orang lain dan jangan merasa tidak mampu sebelum berusaha. Jika anda meyakini tidak ada kemudahan yang kekal, maka yakinilah kalau tidak ada kesulitan yang kekal juga. Jangan pernah mau tenggelam dalam kesulitan dan jangan bermalas-malasan, karena bermalas-malasan tidak akan mengubah hidup kita. Jangan lihat segala sesuatu dengan kacamata negatif, karena anda hanya akan melihat kesulitan dengan kaca mata tersebut. Gantilah dengan kaca mata positif, agar anda dapat berpikir dengan jernih dan melihat harapan sekecil apapun itu.

Pepatah mengatakan: “Sebesar kemauanmu, sebesar itu pula yang kau dapatkan”. Ya, semua berawal dari pikiran positif dan cita-cita kita, yang oleh Stephen Covey diistilahkan begin in the end in mind. Yang maksudnya, bergegaslah kepada apa yang kita inginkan dengan membuat perencanaan sebaik mungkin, berusahalah untuk menggali potensi dan kemungkinan yang ada. Jika kita bilang tidak memiliki potensi dan peluang, kemungkinan ada yang salah dalam perencanaan atau bahkan pikiran kita, karena kita pasti memiliki potensi yang belum tentu dimiliki orang lain. Setelah itu cobalah untuk menyalurkan dan menunjukkan semua potensi yang ada sambil melatihnya dengan konsisten. Berusahalah untuk menciptakan momentum, dan jangan menunggu momentum datang, karena kita tidak akan pernah tahu kapan momentum itu datang jika tidak pernah berusaha menciptakannya. Selanjutnya berusahalah untuk mengelola pekerjaan dan waktu anda, agar lebih efisien dan efektif. Untuk mengelola pekerjaan dan waktu kita memang membutuhkan kedisiplinan dan konsistensi, maka berusahalah untuk disiplin terhadap apa yang telah kita rencanakan sebelum orang lain atau bahkan kompetitor yang mendisiplinkan kita.

Jika kita sudah berusaha, namun apa yang kita pikirkan dan rencanakan belum juga terwujud, maka bersabarlah, tetaplah untuk berusaha, dan jangan pernah berhenti. InsyaAllah, jika kemauan kita benar maka jalan menuju apa yang kita harapkan akan terbuka, cepat atau lambat. Pepatah mengatakan: “ When there is a will there is a way. Yang maksudnya, kapan saja ada kemauan, maka akan ditemui juga jalannya. Jangan pernah mengaharapkan keajaiban, jika kita tidak terus berusaha. Thomas Alva Edison menemukan lampu pijar setelah sekian ratus kali percobaan, Kolonel Sanders menemukan resep ayam goreng setelah sekian ribu kali, Siti Hajar menemukan air zam-zam untuk Nabi Ismail, putranya, setelah berlari-lari bolak balik dari bukit Shofa ke bukit Marwah berkali-kali.

Jika suatu saat apa yang kita pikirkan dan rencanakan sudah berhasil kita dapatkan, janganlah lupa untuk bersyukur kepada Allah, jangan juga bersikap sombong apalagi takabur atas pencapaian kita, dan tetaplah berusaha untuk selalu menghargai orang lain. Karena, semuanya itu kita dapatkan atas kuasa Sang Kholik, dan mungkin tidak sedikit atas bantuan orang lain tanpa kita sadari. Jangan juga cepat berpuas diri atas apa yang berhasil kita raih sehingga membuat kita terlena pada zona aman dan nyaman. Ingat, tidak ada kesulitan dan kemudahan yang kekal. Zaman terus berubah dan siapa yang sanggup mengikuti perubahan, senantiasa positive thinking, dengan didasari iman kepada Sang Kholik, merekalah yang akan bertahan menjadi pemenangnya. Oleh karena itu, gali terus kemampuan dan potensi yang kita miliki, evaluasilah setiap proses yang kita lakukan, dan teruslah belajar untuk lebih baik lagi.

Semoga dengan itu, kita menjadi manusia yang tangguh dan tidak mudah menyerah dalam segala situasi. Sehingga kita selalu bersinar terang, bahkan jika memungkinkan paling terang dan penuh sinar Ilahi, seperti indahnya bintang di langit luas dan bukan sebagai bulan yang memantulkan pesona bintang. Karena meskipun bulan terlihat, tetap saja yang paling bersinar adalah bintang. Semoga kita hidup sukses, sukses, dan sukses. Aamiin.